Keindahan Danau Lindu di Sulawesi Tengah

Apakah anda sedang merencanakan guna berlibur ke Sulawesi Tengah? Jika iya, anda harus menyempatkan diri untuk mendatangi Kabupaten Sigi dan satu lokasi wisata telaga yang keindahan alamnya tidak terdapat tandingannya, yakni Danau Lindu. Danau Lindu menjadi telaga terbesar ke delapan di Pulau Sulawesi. Danau Lindu bertempat di dalam Taman Nasional Lore Lindu, Kecamatan Lindu, Kabupaten Sigi, sulawesi tengah. Dari ibu kota provinsi Sulawesi Tengah, kota Palu, jarak mengarah ke kecamatan Lindu ialah sekitar 100 km. Danau Lindu terletak di wilayah ketinggian di mana ketinggian telaga ini berada di dekat 1.000 meter di atas permukaan laut.

Hampir seluruh warga Sulawesi Tengah, khususnya yang bermukim di bagian unsur selatan kota Palu, dan untuk mereka yang pernah melancong ke distrik Sulawesi Tengah dari luar kota, pastinya sudah tak asing dengan Danau Lindu ini.

# Akses Menuju Danau Lindu

Danau Lindu dikelilingi oleh punggung pengunungan yang menciptakan sedikit susah untuk dikunjungi. Dari kota Palu, anda akan mengarah ke Desa Sadaunta, Kecamatan Kulawi melewati jalur Palu-Kulawi. Perjalanan ini memerlukan waktu dua jam. Dari desa Sadaunta, anda akan melanjutkan perjalanan menuju area konservasi Taman Nasional Lore Lindu (TNLL) dengan masa-masa perjalanan tidak cukup lebih satu jam. Untuk dapat tiba di Danau Lindu, anda harus sedikit berusaha karena hal jarak yang lumayan jauh dan akses jalanan yang menantang, di mana akses jalan melulu berupa jalan setapak, curam, dan berliku.

Akan tidak banyak susah memakai kendaraan roda empat untuk dapat mengakses jalan tersebut. Oleh sebab itu, penduduk setempat mengandalkan sepeda motor. Kamu dapat menggunakan ojek sepeda motor dan menyiapkan budget 160ribu (biaya sekali jalan = 80 ribu). Sepeda motor yang dipakai oleh semua ojek motor ini telah dimodifikasi: gir motor yang biasa diganti dengan yang lebih besar supaya saat motor berhenti, tidak mundur sendiri.

# Tentang Danau Lindu

Sesampainya di Danau Lindu, anda akan terpesona dengan pemandangan pegunungan yang mengelilingi danau. Danau Lindu mempunyai luas selama 3.488 hektar – panorama luasnya telaga biru yang barangkali tidak dapat kamu dapatkan di lokasi lain. Setiap tahunnya diselenggarakan Festival Danau Lindu di lokasi ini. Saking luasnya Danau Lindu ini, terdapat lima desa yang mengelilngi Danau Lindu, yaitu desa Puroo, desa Langko, desa Tomado, desa Anca, dan desa Olu yang lumayan terkenal dengan keindahannya. Total warga dari lima desa tersebut ialah 7.000 jiwa. Masyarakat yang tinggal di dekat kawasan TNLL telah bersahabat dengan hutan dan alam yang beradadi selama mereka.

Sebagai informasi tambahan, Danau Lindu memiliki tidak sedikit ikan, dan yang terkenal ialah ikan mujair. Bagi tetap menjaga supaya kualitas dan kuantitas ikan di telaga ini tetap baik, pemerintah berkolaborasi dengan lembaga adat setempat unttuk mengerjakan penutupan telaga setiap enam bulan sekali. Lalu, apa yang terjadi ketika telaga ditutup? Para masyarakat tidak diizinkan untuk menciduk ikan dalam jumlah yang besar, melulu boleh untuk keperluan sehari-hari (konsumsi pribadi). Bagaimana bila ada yang melanggar? Warga yang melanggar bakal dikenakan denda atau sanksi adat.

 

Leave a Comment