Kegunaan dan Jenis Aluminium Composite Panel

Material Aluminium Composite Panel adalah bahan pelapis dinding guna bangunan masa kini. Di samping itu, ada jenis-jenis ACP, keunggulan dan kekurangan dan tips pemasangan ACP.untuk anda yang ingin mengetahui Harga ACP Surabaya Per Lembar anda bisa langsung hubungi nomor yang tertera di gambar di atas pastinya di jamin aman kuat, tahan lama, dan mudah di aplikasi kan ke dinding.

1.Definisi Aluminium Composite Panel

Aluminium Composite Panel atau ACP ialah bahan yang dipakai untuk pelapis dinding dan masih termasuk baru di pasaran Indonesia. Namun, pemakaianya telah biasa diaplikasikan pada dinding gedung baru.Komposisi bahannya terdiri atas kombinasi antara plat aluminium dan bahan komposit. Penggambaran dari ACP sebagai panel dengan permukaan datar yang terdiri dari bahan non aluminium. Bahannya berupa polythylene yang dijadikan satu antara dua lembaran aluminium. Lembaran ACP adalah lembaran yang kaku, kuat tetapi mempunyai berat ringan.

Produksi lembaran ACP seringkali dilakukan secara fabrikasi dengan dimensi ketebalan menjangkau 4 mm dan lebar sampai 1200 sampai 2400 mm. Penakaian ACP dimanfaatkan guna bangunan gedung maupun lokasi tinggal dengan desain minimalis. Material itu biasa digunakan dengan percampuran pemakaian bahan kaca dan bahan yang tercipta dari logam untuk menyerahkan keindahan pada arsitektur. Sedangkan, guna interirornya ACP digunakan sebagai partisi, maupun penutup kolom. Hal ini dipakai supaya plafon meliki nilai artistik.

2.Fungsi Aluminium Composite Panel

Secara umum faedah aluminium composite panel (ACP) biasa dipakai pada dinding bangunan kekinian yang mempunyai sifat minimalis. Panel komposit yang tercipta dari aluminium ini pun dapat dipakai untuk kombinasi dan mempercantik bangunan modern, dan seringkali dikombinasikan dengan kaca. Aluminium dalam ruangan seringkali digunakan sebagai partisi guna penutup kolom renang dan langit-langit artistik.

3.Jenis-Jenis Aluminium Composite Panel

Penggunaan ACP sebagai pelapis dinding pada bangunan konstruksi memiliki sejumlah jenis. Penggolongan itu didasarkan atas lapisan cat luarnya. Berikut kedua jenis dari ACP tersebut:

– ACP jenis PE (Poly Ester)

Penggunaan aluminium ini biasa dimanfaatkan guna desain interior lokasi tinggal maupun bangunan. Tipe polyester dinilai lebih hemat dan murah. Hal ini disebabkan proses produksi melulu memerlukan satu kali pelapisan. Meskipun demikian, ketahanannya paling rentan terhadap cuaca, khususnya sinar ulatraviolet. Apabila mesti memakai tipe ini seringkali dikarenakan keterbatasan budget.

Pastikan memilih warna-warna terang. Beberapa pilihan itu meliputi, silver, abu-abu, putih maupun kuning. Penggunaan warna tersebut dirasakan lebih tahan terhadap evolusi cuaca. Di samping itu, pemilihan warna jenis ini butuh menghindari warna gelap. Beberapa diantaranya meliputi, dark silver, biru tua dan merah cerah. Hal ini disebabkan warna itu cepat memudar.

– ACP Jenis PVDF atau Poly Vinyl De Fouride

Penggunaan ACP jenis PVDF basa digunakan untuk desain eksterior pada bangunan. Apabila disaksikan secara sekilas dari jenis PVDF dikomparasikan dengan tipe PE mempunyai tingkat ketebalan sama. Namun, harganya ingin lebih mahal. Hal ini disebabkan penegcatan pada PVDF mempunyai perlindungan terhadap evolusi cuaca dan ketahanannya lebih lama sampai mncapai belasan tahun. Kelebihan dan Kelemahan Penggunaan Aluminium Composite Panel Penggunaan ACP semakin digemari karena memiliki sejumlah keunggulan dikomparasikan bahan material lain.

Keunggulan itu meliputi, permukaannya data dan halus, mempunyai ketahanan lumayan tinggi dar bebagai evolusi cuaca, fasilitas dalam menerapkan pelbagai desain dengan konsep modern. Di samping itu, pemakaian bahan komposit yang gampang dibentuk, dibor, dilipat maupun diciptakan melengkung dengan memakai alat-alat sederhana. Keunggulan lainnya, bahan ini tercipta daru bahan polyethylene. Hal ini mebuat lembaran memiliki keawetan terhadap panas, stabilitas maupun keawetan terhadap korosi maupun situasi iklim.

Di samping mempunyai keunggulan, bahan material Acp memiliki sejumlah kekurangan. Beberapa diantaranya meliputi: harganya ingin mahal, bilamana ingin membuatnya menjadi melengkung perlu dilaksanakan secara profesional dan bijak. Hal ini dapat mengakibatkan timbulnya modul-modul atau sejenis patahan. Ketebalan aluminium bukan ketebalan panel menyeluruh sebab ketebalan aluminium dapat memprovokasi keawetannya.

4. Tips Pemasangan Aluminium Composite Panel

Apabila hendak melakukan pemasangan ACP guna mendapakan hasil yang maksimal. Terdapat sejumlah tata teknik atau tipe yang bisa dilakukan. Berikut sejumlah hal yang butuh dilakukan. Apabila tertarik memakai ACP sebagai pelengkap bangunan komersial :

• Memilih jasa berpengalaman yang memiliki kemahiran maupun keterampilan dalam mengerjakan pemasangan. Usahakan menggali jasa profesional yang mempunyai pengalaman konstruksi ACP.
• Apabila mengerjakan pemasangan ACP pada dinding yang masih berupa batu bata. Maka, dinding butuh diplester. Hal ini dilakukan supaya pemaangan ACP mulus, apik dan memuaskan.
• Memastikan suasana ACP tetap aman sekitar dalam proses pengangkutan maupun pengiriman. Usahakan posisinya horizontal.
• Proses pemasangan ACP dilaksanakan dengan dua teknik yaitu : sistem bahas dan sistem tekuk. Tiap sistem memiliki keunggulan maupun kekurangan. Penggunaan sistem tekuk dilaksanakan dalam kurun masa-masa relatif cepat.

Namun, proses penekukan mesti dilaksanakan secara bersamaan dan seragam. Sedangkan sistem kupas memerlukan waktu lebih lama. Namun, pemasangan ACP menjadi lebih kuat dikomparasikan pemasangan dengan menggunakab sistem tekuk.

 

 

Leave a Comment