tahukah apa saja persyaratan nikah di KUA ??

 

Biaya Nikah di KUA: Apa Bisa Nikah Gratis di KUA?
Menikah adalahsebuah langkah dalam kehidupan yang dicita-citakan tidak sedikit orang. Tetapi tidak sedikit yang menunda pernikahan sebab anggapan bahwa menikah tersebut membutuhkan ongkos yang tidak sedikit.

Apa Saja dokumen nikah di KUA 2019 dan Berapa Biaya Nikah di KUA?
Bagi Anda semua calon pengantin, telah tahukah apa saja persyaratan nikah di KUA dan berapa ongkos nikah di KUA?

Jika Anda pun berencana menggelar pernikahan dalam masa-masa dekat, ayo simak rangkuman inilah ini.

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

Biaya Nikah di KUA: Apa Bisa Nikah Gratis di KUA?
Menikah adalahsebuah langkah dalam kehidupan yang dicita-citakan tidak sedikit orang. Tetapi tidak sedikit yang menunda pernikahan sebab anggapan bahwa menikah tersebut membutuhkan ongkos yang tidak sedikit.

Padahal Anda dapat saja menikah tanpa ongkos alias cuma-cuma lho!

Penasaran bagaimana caranya?

Apa Saja Persyaratan Nikah di KUA dan Berapa Biaya Nikah di KUA 02 – Finansialku
[Baca Juga: Mau Menikah Tahun Ini? Ketahui 10 Tips Memilih Wedding Organizer dan Vendor Pernikahan]

Ya, menurut Peraturan Pemerintah No 48 Tahun 2014 mengenai Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 47 tahun 2004 mengenai Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak Yang Berlaku Pada Departemen Agama, menikah di Kantor Urusan Agama tidak diambil biaya.

Dengan demikian, Anda dapat menghemat ongkos akad nikah bukan? Namun, peraturan tanpa ongkos hanya berlaku pada jam kerja di KUA, sebab di luar tersebut dikenakan ongkos sebesar Rp600.000.

Nah, andai Anda pun tertarik guna menikah di KUA secara gratis, Finansialku bakal menjabarkan sejumlah hal tentang persyaratan nikah di KUA beserta prosedurnya.

Mari anda simak bareng di bawah ini.

Persyaratan Nikah di KUA
Adapun sejumlah persyaratan umum untuk mengemukakan pernikahan di Kantor Urusan Agama (KUA) ialah sebagai berikut:
1. Surat penjelasan untuk nikah (model N1),
2. Surat penjelasan asal-usul (model N2),
3. Surat persetujuan mempelai (model N3),
4. Surat penjelasan tentang orangtua (model N4),
5. Surat pengumuman kehendak nikah (model N7) bilamana calon pengantin berhalangan, pengumuman nikah dapat dilaksanakan oleh wali atau wakilnya.
6. Bukti imunisasi TT (Tetanus Toxoid) I calon pengantin wanita, kartu imunisasi, dan imunisasi TT II dari Puskesmas setempat,
7. Membayar ongkos pencatatan nikah sebesar Rp30.000.
8. Surat izin pengadilan bilamana tidak terdapat izin dari orangtua/wali,
9. Pas potret ukuran 3×2 sejumlah 3 lembar,
10. Dispensasi dari pengadilan untuk calon suami yang belum berumur 19 tahun dan untuk calon istri yang belum berumur 16 tahun,
11. Bagi anggota TNI/POLRI membawa surat izin dari atasan masing-masing,
12. Surat izin Pengadilan untuk suami yang berkeinginan beristri lebih dari seorang,
13. Akta cerai atau kutipan kitab pendaftaran talak/buku pencatatan cerai untuk mereka yang perceraiannya terjadi sebelum berlakunya Undang-Undang Nomor 7 tahun 1989,
14. Surat penjelasan tentang kematian suami/istri yang ditandatangani oleh Kepala Desa/Lurah atau pejabat berwenang yang menjadi dasar pengisian model N6 untuk janda/duda yang bakal menikah

Leave a Comment